Solusi Praktis Terbebas Dosa Riba

No comment 278 views

Oleh : Gilang Arif Freeanto

 

Bagaimana Mensucikan Diri Jika Sudah Terlanjur Terjebak Transaksi Riba Dan Akad Bathil ?

 

Dalam potongan ayat Al-Qur’an, Allah SWT menjelaskan tentang orang yang sudah terlanjur bertransaksi riba sebagai berikut:

Orang-orang yang telah sampai  kepadanya   LARANGAN DARI TUHANNYA, lalu terus berhenti (dari bertransaksi riba), maka baginya   apa   yang   telah   diambilnya   dahulu   (sebelum   datang larangan) dan urusannya (terserah) kepada Allah. Orang yang kembali (menghalalkan riba) maka orang itu adalah PENGHUNI- PENGHUNI NERAKA, mereka kekal di dalamnya.” (QS Al-Baqarah : 275)

Dalam ayat tersebut sudah jelas Allah sebutkan bahwa ketika sudah bertransaksi riba kemudian sudah tahu bahwa Riba itu haram maka Allah mewajibkan untuk segera berhenti atau bertaubat. Dan siapa saja yang sudah tahu bahwa riba adalah haram dan tetap kembali   atau   tetap   mengalalkan   riba   maka   orang   itu   adalah penghuni neraka. Di ayat berikutnya Allah SWT berfirman. “Dan jika kamu  bertaubat  (dari aktivitas riba) maka bagimu POKOK HARTAMU; kamu tidak menganiaya dan tidak (pula) dianiaya.” (QS Al Baqarah : 279)

 

TAUBAT SECARA BAHASA ARTINYA KEMBALI

Secara istilah artinya kembali kepada Allah yang Maha Pengampun dan Maha Penyayang. Menyerah diri pada-Nya dengan hati penuh penyesalan yang sungguh-sungguh. Lalu bagaimana caranya bertaubat dari transaksi riba jika sudah terlanjur melakukan transaksi, misal sudah terlanjur beli rumah melalui KPR Bank, atau sudah  terlanjur membeli mobil, motor dan kendaraan lain di Leasing ?

 

Cara terbebas dari dosa riba tersebut adalah sebagai berikut :

  1. Segera berhenti bertransaksi riba dengan segera melunasi cicilan, dengan syarat harus tanpa denda, Karena biasanya lembaga penyedia cicilan kredit baik leasing atau KPR ada tambahan biaya jika  langsung melunasinya atau ada biaya tambahan yang disebut dengan penalt Biaya penalty ini adalah haram hukumnya karena termasuk kedalam Riba, yaitu tambahan uang dari hutang pokok. Maka harus di hilangkan denda kemudian hentikan transaksinya dengan segera melunasinya.

 

  1. Jika tidak bisa dilunasi langsung atau tidak bisa dihilangkan pinaltinya, maka yang berikutnya adalah Ikhlaskan saja tak usah melanjutkan transaksi dan kembalikan Rumah atau kendaraan atau apapun yang menjadi objek jual-beli tadi. Yakinlah akan kepada Allah SWT dan yakin lah bahwa rezeki yang berkah akan segera anda dapatkan atas balasan ketaatan anda kepada Allah SWT.

 

  1. Tidak boleh  menjual  kembali  kepada  orang  lain,  sudah cukup anda saja yang terkena dosa Riba dan akad bathil, jangan biarkan dosa  itu anda pindahkan ke saudara and Tentu anda pun akan kena dosanya Karena anda menjadi perantara transaksi tersebut.

 

Sesungguhnya Kami menghidupkan orang-orang mati dan Kami menuliskan apa yang telah mereka kerjakan dan bekas-bekas yang mereka tinggalkan. dan segala sesuatu Kami kumpulkan dalam kitab Induk yang nyata (Lauh Mahfuzh).” (QS. Yasin: 12)

 

Rasulullah SAW bersabda, “Jangan membuatmu takjub, seseorang yang memperoleh harta dari cara haram, jika dia  infakkan atau dia sedekahkan maka tidak  diterima, jika ia pertahankan maka tidak diberkahi dan jika ia mati dan ia tinggalkan harta itu maka akan jadi bekal dia ke neraka.”  (HR  ath-Thabarani,  ath-Thayalisi  dan  al- Baihaqi, lafal ath-Thabarani)

 

Selain Bertaubat dengan sebenar – benarnya Taubat kepada Allah, berikut adalah Hal-Hal yang harus dilakukan Jika ingin terbebas dari Riba :

 

  1. Berazzam / Bersungguh-sungguh

Bercita-cita yang sangat kuat dalam diri anda untuk meninggalkan riba.

Kumpulkan semua jejak-jejak riba (potongan Kartu Kredit, dokumen hutang bank, KPR, leasing, asuransi, dll). Niatkan planning kan satu-satu untuk segera dibereskan. Buat prioritas mana dulu yang akan diberekan.

 

  1. Perbaiki Ibadah Total

Dulu ibadah hanya sisa-sisa dari kesibukan, Jadikan Ibadah sebagai Pekerjaan utama, karena memang sebagai seorang Muslim, Tugas kita di dunia adalah untuk beribadah, bukan yang lain.

Sekarang mulailah perbaiki Ibadah dari Sholat, dulu Sholat masih santai, sekarang shalat harus tepat waktu dan selalu berjamaah di Masjid ( bagi Laki-Laki), untuk sholat – sholat sunnahnya ditambahkan, seperti Sholat Rawatibnya, Sholat, Dhuha, Sholat Tahajud, dan lain-lain.

 

Q.S. Al-Baqarah 153

Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.”

 

  1. Perbanyak Doa & Zikir

Doanya :

Allahumma inni ‘audzubika minal mahtsam wal maghram

“Ya Allah aku berlindung dari dosa dan jeratan hutang.”

 

Zikirnya :

“Hasbunallah wa ni’mal wakil ni’mal maula wani’man nashir.”

“Cukup bagiku Allah sebaik-baik penolong dan pelindungku.” Dan Zikir-zikir lainnya yang dianjurkan oleh Rasulullah.

 

  1. Naikkan Pendapatan

Tidak ada Cara lain agar Hutang cepat lunas kecuali dengan menambah  pendapatan.  Mulailah  mencari-cari pekerjaan sampingan, bisa online ataupun offline, banyak pekerjaan yang menghasilkan tanpa harus memakan waktu yang banyak, seperti menjadi Reseller atau dropshiper. Untuk hal ini, perbanyaklah Silahturrhami / Networking, dari sanalah akan muncul peluang- peluang yang menghasilkan. Intinya teruslah bergerak.

 

  1. Tunda Kesenangan

Ketika anda mulai mendapatkan penghasilan tambahkan, maka tundalah dulu kesenangan, misal beli hp baru, sepatu baru, bertamasya, dan kesenangan-kesenangan lainnya. Saat ini fokus dulu untuk melunasi semua hutang yang ada.

 

  1. Perbanyak Sedekah

Salah satu keutamaan dari sedekah yaitu dapat menambah harta kekayaan, dengan demikian dengan semakin banyak sedekah maka niscaya Allah akan menambahkan harta kepada kita yang nantinya akan dipergunakan untuk melunasi semua hutang Riba.

 

Nabi bersabda: “Tidak akan berkurang rezeki orang yang bersedekah, kecuali bertambah, bertambah dan bertambah“.

 

Allah SWT berfirman dalam QS. Saba ayat 39: “Apapun harta yang kalian infakkan maka Allah pasti akan menggantikannya, dan Dia adalah sebaik-baik pemberi rezeki“.

* Dikutip dari berbagai sumber

* Sumber gambar dari google

author