Pengertian dan Jenis Jenis Riba, Part 2

No comment 201 views

Oleh : Gilang Arif Freeanto

A. Riba dalam Jual Beli, antara lain :

 

  1. Riba Fadl

Riba yang muncul akibat adanya jual-beli atau pertukaran barang ribawi yang sejenis, namun berbeda kadar atau takarannya.
Contoh: 20  kg  beras  kualitas  bagus,  ditukar  dengan  30  kg  beras  kualitas menengah.

يبنلا هل لاقف ينرب رمتب يبنلا ىلإ للاب ءاج لاق هنع الله يضر يردخلا ديعس ىبأ نع عاصب نيعاص هنم تعبف يدر رمت اندنع ناك للاب لاق اذه نيأ نم ملسو هيلع الله ىلص نيع هوأ هوأ كلذ دنع ملسو هيلع الله ىلص يبنلا لاقف ملسو هيلع الله ىلص يبنلا معطنل هاور*هرتشا مث رخآ عيبب رمتلا عبف يرتشت نأ تدرأ اذإ نكلو لعفتلا ابرلا نيع ابرلا عويبلا باتك يراخبلا

Dari Abu Sa’id, ia berkata:” Datang Bilal ke Nabi saw dengan membawa kurma barni (kurma kualitas bagus) dan beliau bertanya kepadanya: ”Darimana engkau mendapatkannya? ”Bilal menjawab:

”Saya mempunyai kurma yang rendah mutunya dan menukarkannya

dua sha’ dengan satu sha’ kurma barni untuk dimakan oleh Nabi saw..” Ketika itu Rasulullah saw bersabda: ”Hati-hati! Hati-hati! Ini aslinya riba, ini aslinya riba. Jangan kamu lakukan, bila engkau mau membeli  kurma  maka  juallah terlebih  dahulu kurmamu  yang lain untuk mendapatkan uang dan kemudian gunakanlah uang tersebut untuk membeli kurma barni!

 

Penjelasan:

Barang-barang ribawi itu ada 6, yaitu: 2 berupa mata uang terdiri dari emas dan perak (dan semua yang dikiyaskan kepada keduanya seperti mata uang rupiah, ringgit, dolar dan lainnya pen.). Dan yang empat   berupa   makanan   yaitu   kurma,   gandum,   jawawut/sya’ir sejenis gandum (dan semua yang dikiaskan kepada ketiganya sebagai makanan) dan garam.

 

  1. Riba yad

Riba yang muncul akibat adanya jual-beli atau pertukaran barang ribawi maupun yang bukan ribawi, di mana terdapat perbedaan nilai transaksi bila penyerahan salah satu atau kedua-duanya diserahkan dikemudian hari. Dengan kata lain, pada riba yad terdapat dua persyaratan dalam transaksi tersebut yaitu satu jenis barang dapat diperdagangkan dengan dua skema yaitu kontan dan kredit. Contoh: harga mobil baru jika dibeli tunai seharga Rp. 100 juta, dan Rp. 150 juta bila mobil itu dibeli secara kredit dan sampai dengan keduanya berpisah  tidak  ada  keputusan  mengenai  salah  satu  harga  yang

ditawarkannya .

 

عيب يف ناطرش لاو عيبو فلس لحي لا ملسو هيلع الله ىلص يبنلا نع رمع نب الله دبع نع حيحص نسح: ينابللأا قيقحت( عويبلا باتك يئاسنلا هاور* كدنع سيل ام عيب لاو)

Artinya:  Dari  Abdullah  bin  Umar  dari  Nabi  saw,  beliau  bersabda:

”Tidak halal pinjaman dan jual-beli, tidak juga dua syarat dalam satu jual-beli, dan tidak boleh menjual barang yang tidak ada padamu

 

Ada beberapa pengertian berdasarkan hadis tersebut, yaitu:

1) Hadis tersebut  memberikan penjelasan bahwa seseorang tidak boleh bertransaksi dalam satu akad terdapat pinjaman dan jual beli. Contoh A bersedia memberikan pinjaman kepada B dengan syarat B harus menjual sepeda motornya kepada A.

2) Hadis tersebut juga melarang seseorang menentukan dua syarat dalam satu akad jual beli. Contoh: A menjual motornya kepada B secara tunai dengan syarat B harus menjual kembali motornya kepada A dengan cara kredit. Contoh lain: A menjual sepeda motornya, jika dibeli dengan tunai maka harganya Rp 10 juta, kalau dibeli dengan kredit harganya Rp 15 juta dan sampai dengan keduanya berpisah tidak ada keputusan pemilihan salah satu harga yang ditawarkan.

3) Seseorang dilarang menjual barang yang tidak ada pada dirinya. Contoh: A menjual sepeda motor yang hilang kepada orang lain.

* Dikutip dari berbagai sumber

* Sumber gambar dari google

author