Astagfirullah… !! 12 Bahaya Dosa Riba

No comment 233 views

Oleh : Gilang Arif Freeanto

Rasulullah SAW melaknat orang yang memakan riba, orang yang memberikannya, penulisnya dan dua saksinya, dan beliau berkata, mereka semua adalah sama.(HR. Muslim)

Ingatlah wahai saudaraku, bahwa harta benda sebanyak apapun yang kita miliki, jika diperoleh dengan cara-cara yang haram atau  tercampuri  dengan  harta  hasil  Riba,  maka  akan  menjadi bencana bagi diri kita baik di dunia maupun dan akhirat.

 

Berikut ini adalah 12 Bahaya Riba yang Harus kita Ketahui :

 

  1. Hilangnya Keberkahan pada Harta Riba

 

Allah SWT berfirman:

تاقدصلا يبريو ابرلا للَّا قحمي

Allah memusnahkan Riba dan menyuburkan sedekah.”  (QS.  Al- Baqarah: 276)

 

Berapapun banyaknya harta hasil Riba yang kita miliki, Allah akan memusnahkannya, sudah banyak contohnya.

 

  1. Dibangkitkan di Hari Kiamat dalam Keadaan Gila

 

Orang yang berinteraksi dengan riba akan dibangkitkan oleh Allah pada hari kiamat kelak dalam keadaan seperti orang gila.

 

Allah ta’ala berfirman:

امنإ اولاق مهنأب كلذ سملا نم ناطيشلا هطبختي يذلا موقي امك لاإ نوموقي لا ابرلا نولكأي نيذلا هرمأو فلس ام هلف ىهتناف هبر نم ةظعوم هءاج نمف ابرلا مرحو عيبلا للَّا لحأو ابرلا لثم عيبلا نودلاخ اهيف مه رانلا باحصأ كئلوأف داع نمو للَّا ىلإ

Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan   seperti   berdirinya   orang   yang   kemasukan   syaitan lantaran (tekanan) penyakit gila. Keadaan mereka yang demikian itu,  adalah  disebabkan mereka berkata (berpendapat), Sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba, padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. orang-orang yang telah sampai kepadanya larangan dari Tuhannya, lalu terus berhenti (dari mengambil riba), Maka baginya apa yang telah diambilnya dahulu (sebelum datang larangan); dan urusannya (terserah) kepada Allah. orang yang kembali (mengambil riba), Maka orang itu adalah penghuni-penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.” (QS. Al- Baqarah: 275)

 

Ibnu Katsir rahimahullah berkata ketika menjelaskan ayat di atas,”Maksudnya, tidaklah mereka berdiri (dibangkitkan) dari kubur mereka pada hari kiamat kecuali seperti berdirinya orang yang kerasukan dan dikuasai setan.” (Tafsir Ibnu Katsir, 1/708)

 

  1. Disiksa dengan Berenang di Sungai Darah dan Mulutnya Dilempari Bebatuan

 

Orang yang berinteraksi dengan riba akan disiksa oleh Allah dengan berenang di sungai darah dan mulutnya dilempari dengan bebatuan sehingga ia tidak mampu untuk keluar dari sungai tersebut.

Diriwayatkan dari Samuroh bin Jundub radhiyallahu anhu, ia berkata: Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda menceritakan tentang siksaan Allah kepada para pemakan riba, bahwa “Ia akan berenang di sungai darah, sedangkan di tepi sungai ada seseorang (malaikat) yang di hadapannya terdapat bebatuan, setiap kali orang yang berenang dalam sungai darah hendak keluar darinya, lelaki yang berada di pinggir sungai tersebut segera melemparkan bebatuan ke dalam mulut orang tersebut, sehingga ia terdorong kembali ke tengah sungai, dan demikian itu seterusnya.”. (HR. Bukhari II/734 nomor 1979)

 

  1. Allah Tidak Akan Menerima Sedekah, Infaq dan Zakat yang Dikeluarkan dari Harta Riba

 

Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam:

ابيط لاإ لبقي لا بيط للَّا نإ سانلا اهيأ

Wahai manusia, sesungguhnya Allah itu maha baik dan tidak akan menerima sesuatu kecuali yang baik.”  (HR. Muslim II/703 nomor 1015, dari Abu Hurairah radhiyallahuanhu).

 

  1. Tidak Akan Didengarkan dan Dikabulkan doanya Bagi Pemakan Riba

 

Di  dalam  hadits  yang shohih,  Rasullullah  shallallahu  ‘alaihi wasallam pernah menceritakan :

هبرشمو مارح همعطمو بر اي بر اي ءامسلا ىلإ هيدي دمي ربغأ ثعشأ رفسلا ليطي لجرلا ركذ مث كلذل باجتسي ىنأف مارحلاب ىذغو مارح هسبلمو مارح

Bahwa ada seseorang yang melakukan safar (bepergian jauh), kemudian menengadahkan kedua tangannya ke langit seraya berdo’a, “Wahai Tuhanku, wahai Tuhanku!” Akan tetapi makanan dan minumannya berasal dari yang haram, pakaiannya haram dan dikenyangkan oleh barang yang haram. Maka bagaimana mungkin do’anya akan dikabulkan (oleh  Allah)?”.  (HR. Muslim II/703 no.1015).

 

  1. Memakan Harta Riba Menyebabkan Hati Menjadi Keras dan Berkarat

 

Allah ta’ala berfirman:

نوبسكي اوناك ام مهبولق ىلع نار لب لاك

“Sekali-kali tidak (demikian), Sebenarnya apa yang selalu mereka usahakan itu menutupi hati mereka.” (QS. Al-Muthaffifin: 14)

 

Diriwayatkan dari An-Nu’man bin Basyir radhiyallahu anhu, ia berkata: Aku pernah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

 

ىهو لاأ . هلك دسجلا دسف تدسف اذإو ، هلك دسجلا حلص تحلص اذإ ةغضم دسجلا ىف نإو لاأ بلقلا

Ketahuilah di dalam jasad terdapat sepotong daging. Jika ia baik, maka baiklah seluruh badan. Namun jika ia rusak, maka rusaklah seluruh badan. Ketahuilah sepotong daging itu adalah hati.” (HR. Bukhari 1/28 no. 52, dan Muslim III/1219 no.1599)

 

  1. Badan yang Tumbuh dari Harta Riba akan Berhak Disentuh Api Neraka

 

Hal ini sebagaimana diriwayatkan dari Ka’ab bin ‘Ujroh radhiyallahu anhu, bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:

هب ىلوأ رانلا تناك لاإ تحس نم تبن محل وبري لا هنإ ةرجع نب بعك اي

Wahai Ka’ab bin ‘Ujroh, sesungguhnya daging badan yang tumbuh berkembang dari sesuatu yang haram, akan berhak dibakar dalam api neraka.”

(HR. At-Tirmidzi II/512 no.614. dan dinyatakan Shohih Lighoirihi oleh syaikh Al-Albani di dalam Shohih At-Targhib wa At- Tarhib II/150 no.1729).

Dikarenakan harta riba itu haram, maka pemakan harta riba terkena ancaman Rasulullah shallallahu alaihi wasallam pada hadits Ka’ab bin ‘Ujroh tersebut.

 

  1. Allah dan Rasul-Nya Melaknat Orang yang Berinteraksi dengan Riba

 

Hal ini berdasarkan hadits shohih berikut ini:

مه لاقو هيدهاشو هبتاكو هلكومو ابرلا لكآ -ملسو هيلع الله ىلص- للَّا لوسر نعل : لاق رباج نع ءاوس

Dari Jabir radhiyallahu anhu, ia berkata: “Rasulullah shallallahu alaihi wasallam melaknat pemakan riba, pemberi makan riba, dua saksinya dan penulisnya.” Dan Beliau bersabda, “Mereka semua sama (kedudukannya dalam hal dosa). (Diriwayatkan oleh Muslim III/1219 no. 1598).

 

  1. Memakan Riba Lebih Buruk Dosanya daripada Perbuatan Zina

 

Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam:

ةينز نيثلاثو ةتس نم دشأ ملعي وهو لجرلا هلكأي ابر مهرد

Satu dirham yang dimakan oleh seseorang dari transaksi riba sedangkan  dia  mengetahui  bahwa  yang  didalamnya  adalah  hasil riba, dosanya itu lebih besar daripada melakukan perbuatan zina sebanyak 36 kali.” (HR. Ahmad dan Al Baihaqi dalam Syu’abul Iman. Syaikh Al Albani dalam Misykatul Mashobih mengatakan bahwa hadits ini shahih).

 

  1. Paling Ringannya Dosa Memakan Riba itu Seperti Dosa Seseorang yang Menzinai Ibu Kandungnya Sendiri

 

Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam:

ملسملا لجرلا ضرع ابرلا ىبرأ نإو همأ لجرلا حكني نأ لثم اهرسيأ اباب نوعبسو ةثلاث ابرلا

Riba itu ada 73 pintu (dosa). Yang paling ringan adalah semisal dosa  seseorang  yang  menzinai  ibu  kandungnya  sendiri.

(HR. Al Hakim dan Al Baihaqi dalam Syu’abul Iman.Syaikh Al Albani mengatakan bahwa Hadits ini shahih dilihat dari jalur lainnya).

 

  1. Siap Mendapat Azab Allah

 

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

الله باذع مهسفنأب اولحأ دقف ةيرق يف ابرلاو انزلا رهظ اذإ

Apabila telah marak perzinaan dan praktek ribawi di suatu negeri, maka sungguh penduduk negeri tersebut telah menghalalkan diri mereka untuk diadzab oleh Allah.” (HR.  Al Hakim. Beliau mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan lighoirihi)

 

  1. Kekal Abadi didalam Neraka

 

Allah ta’ala berfirman:

مه  رانلا باحصأ كئلوأف داع نمو  للَّا ىلإ هرمأو فلس ام هلف ىهتناف هبر نم ةظعوم هءاج نمف نودلاخ اهيف

“Orang-orang yang telah sampai kepadanya larangan dari Tuhannya, lalu terus berhenti (dari mengambil riba), maka baginya apa yang telah diambilnya dahulu (sebelum datang larangan); dan urusannya  (terserah)  kepada  Allah.  Orang  yang  kembali (mengambil riba), maka orang itu adalah penghuni-penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya. (QS. al-Baqarah : 275)

Sungguh mengerikan ancaman Allah dan Rasul Nya kepada siapa saja yang masih melakukan praktek Riba. Sekarang kembali kepada diri kita masing-masing, Berani Melawan Allah dan Rasul Nya ?.

* Dikutip dari berbagai sumber

* Sumber gambar dari google

author